Waspadai kejahatan seksual yang dilakukan oleh wanita di media sosial

By  |  0 Comments

Waspadai kejahatan seksual yang dilakukan oleh wanita di media sosial, sebab kejahatan seksual tidak hanya dilakukan oleh kaum pria saja, terbukti dengan adanya predator seksual atau paedofil perempuan yang terus meningkat jumlahnya di dunia. Hal ini terungkap The Youth, Technology and Virtual Communities Conference, yang digelar di Gold Coast, bulan April lalu.

Konferensi selama tiga hari ini dihadiri 300 delegasi dari berbagai negara di dunia, dan fokus membahas makin meningkatkan predator perempuan. Konferensi ini antara lain membahas upaya penegakan hukum dan layanan perlindungan anak dari para predator, khususnya predator perempuan.

Inspektur Jon Rouse, detektif ari Taskforce Argos, Queenland yang selama bertahun-tahun bertugas memburu predator seksual mengungkapkan makin banyak perempuan yang ditangkap terkait kasus ini.

“Kami melihat peningkatan penangkapan kami untuk pelanggar seksual wanita. Setahun terakhir kami menangkap 172 pelaku seks, tiga diantaranya perempuan. Proporsi ini sangat berbeda (dibanding tahun sebelumnya), jika kita tertarik apa yang mendorong hal ini terjadi,” ujarnya.

The Australian Centre untuk Studi Serangan Seksual memperkirakan pelaku perempuan bertanggung jawab untuk 5 persen dari semua pelanggaran. Tapi ini merupakan area yang sangat tidak berdokumen. Sehingga dimungkinkan kasusnya lebih besar dari angka ini.

Kurangnya penelitian dan keengganan korban untuk melaporkan kejahatan yang dialaminya, membuat kasus serupa sulit diungkap. Studi menunjukkan, korban kejahatan seks oleh perempuan biasanya mengenal pelaku. Ini yang membuat korban enggan mengungkap kasus yang menimpanya.

Detektif Rouse mengatakan seperti dalam semua kasus, tidak ada profil yang khas dari predator seks perempuan.

“Mereka datang dari semua lapisan masyarakat. Tak ada cara tepat untuk menggambarkan mereka dan mengatakan bahwa adalah ancaman. Selalu ada penyebut umum, (tapi) tidak ada denonimator umum tunggal,” ujarnya.

Karena itu dia meminta kita lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Salah satu caranya adalah dengan tidak mengunggah foto-foto pribadi dan anak dibawah umur di media sosial, apalagi jika itu atas permintaan teman dari orang asing.

Ia menambahkan, munculnya kencan online dan kemajuan teknologi memberikan calon pelaku dengan banyak kesempatan. Dan bagi kalian yang ingin mencari jodoh via online dating, PMJakarta.com merupakan situs online dating yang aman dan menjamin kalian dari apapun bentuk kejahatan seksual melalui media sosial baik predator seksual maupun prostitusi terselubung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>