Meditasi: Makna Rasa Sakit

By  |  0 Comments

Semua manusia yang hidup di dunia ini ingin merasakan kebahagiaan, dalam bentuk apapun. Untuk mencapai kebahagiaan itu, terkadang kita memerlukan latihan spiritual untuk pribadi kita masing-masing. Kebahagiaan itu bukan datang dari luar diri kita, seperti orang lain ataupun lingkungan, melainkan berasal dari dalam diri kita sendiri.

Kebahagian sangatlah penting, terutama karena perasaan yang kita miliki mempengaruhi hubungan kita dengan orang lain, yaitu hubungan keluarga, persahabatan, maupun hubungan kita dalam percintaan. Latihan spiritual ini salah satunya adalah dengan melakukan meditasi, misalnya dengan memahami arti sebuah puisi dan memahami artinya, kemudian menerapkannya dalam diri kita.

Sebuah puisi oleh penyair awal abad ke-20 Kahlil Gibran, dapat menjadi acuan untuk kita bermeditasi  dengan mengeksplorasi makna rasa sakit, dan mengapa hal itu mungkin berguna untuk membuat hidup kita lebih berarti, dan tentu saja membuat kita lebih menghargai hidup itu sendiri.

On Pain by Kahlil Gibran

Your pain is the breaking of the shell that encloses
your understanding.

Even as the stone of the fruit must break, that its
heart may stand in the sun, so must you know pain.

And could you keep your heart in wonder at the
daily miracles of your life, your pain would not seem
less wondrous than your joy;

And you would accept the seasons of your heart,
even as you have always accepted the seasons that
pass over your fields.

And you would watch with serenity through the
winters of your grief.

Much of your pain is self-chosen.

It is the bitter potion by which the physician within
you heals your sick self.

Therefore trust the physician, and drink his remedy
in silence and tranquillity:

For his hand, though heavy and hard, is guided by
the tender hand of the Unseen,

And the cup he brings, though it burn your lips, has
been fashioned of the clay which the Potter has
moistened with His own sacred tears.

 

Tentang Rasa Sakit oleh Kahlil Gibran

Rasa sakitmu memecahkan tempurung yang membungkus
pemahamanmu.

Bahkan sebagai batu, buah pun harus istirahat, bahwa
hati dapat berdiri di bawah sinar matahari, sehingga kamu harus tahu rasa sakit.

Dan hatimu akan heran dan bertanya-tanya akan keajaiban hidup di setiap harimu,

rasa sakitmu akan terlihat kurang menakjubkan daripada sukacitamu;

Dan kamu akan menerima suasana di hatimu,
bahkan kamu selalu menerima semua suasana yang
ada di hidupmu.

Dan kamu akan melihat dengan ketenangan melalui
musim dingin dari kesedihanmu.

Sebagian besar rasa sakit adalah pilihanmu sendiri.

Ini adalah ramuan pahit dimana dokter dalam dirimu yang
akan menyembuhkan rasa sakitmu sendiri.

Oleh karena itu percaya dokter, dan minum obat nya
dalam keheningan dan ketenangan:

Melalui tangannya, meskipun berat dan keras, dipandu oleh
tangan lembut yang gaib.

Dan ia membawa cangkir, meskipun membakar bibir Anda,
telah dibentuk dari tanah liat yang
dibasahi dengan air mata suci-Nya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>